Site icon Jackfruit

Cara berkembang biak buah nangka

cara berkembang biak buah nangka

cara berkembang biak buah nangka

Cara berkembang biak buah nangka

Teknik Penanaman buah nangka

1) Memilih Pola Tanam

Pola usaha pekarangan melibatkan menanam di area sekitar rumah. Tidak semata-mata untuk dijual, tetapi sebagian untuk dikonsumsi sendiri. Pola usaha kebun melibatkan bertanam di lahan yang jauh lebih luas daripada pekarangan, dan hasilnya dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar, modal, dan tenaga kerja yang cukup tersedia, serta lahan yang sesuai untuk pertumbuhan nangka.

Kebun tanaman murni dan kebun tanaman campuran adalah dua jenis pola usaha kebun yang berbeda. Sementara kebun tanaman murni hanya menanam satu jenis tanaman, yaitu hanya nangka, kebun campuran menanam pohon lain seperti nenas, pepaya, dan sebagainya.


Pohon nangka ditanam di kebun buah dengan jarak 8–12 m dan pola segi empat atau segi enam: kepadatan umum 100–120 batang/ha, dan lobang tanam 12–12 m atau 4–6 m.

2) Lubang tanam

dibuat dengan ukuran 0,5 x 0,5 x 0,5 m atau 1 x 1 x 0,5 m. Setelah lubang tanam digali, tanah bagian atas dipisahkan dari tanah bagian bawah. Tanah bagian atas kemudian dicampur dengan 20 kg pupuk kandang yang sudah matang. Lubang tanah yang telah digali harus dibiarkan terbuka selama satu hingga dua minggu untuk memungkinkan sinar matahari masuk dan teroksidasi dengan baik.Untuk menghindari tanah asam, campurkan tanah galian dengan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 0,5-1 kg per lubang tanam.

Untuk tanah yang terlalu berat, tambah pasir sebanyak 0,5 kaleng per lubang setelah pengolahan. Seminggu sebelum tanam, tambahkan NPK 100 gram ke dalam lubang penanamn apabila diperlukan. Bibit yang dihasilkan dari okulasi atau semaian ditanam dengan tegak dan kokoh di tengah lubang penanaman. Lubang tanam berukuran 12 x 12 m atau 4 x 6 m.

3) Metode Penanaman:

Penanaman dilakukan pada sore hari atau pagi hari pada awal musim penghujan, saat curah hujan sudah cukup rata.
Bibit ditanam tegak di lubang yang sudah ada. Kandang plastik harus dibuang sebelum bibit ditanam.
Bibit yang telah ditanam harus disiram secara teratur jika ditanam di luar musim penghujan atau karena adanya perubahan iklim, misalnya ketika musim hujan tiba-tiba berubah menjadi kemarau.

4) Buat Lubang pada Mulsa:

Mulsa di sekitar pohon nangka sangat penting untuk meningkatkan kelembapan tanah, terutama selama musim kemarau. Namun, pada musim hujan, mulsa tidak diperlukan karena dapat menyebabkan serangan jamur. Mulsa juga dapat ditambahkan ke dalam tanah sebagai pupuk organi; diberikan dua kali setahun sangat membantu pertumbuhan tanaman. Di Malaysia, pupuk pabrik majemuk diberikan dengan dosis 2 hingga 3 kilogram per pohon.

Pemeliharaan Tanaman

1) Penjarangan dan Penyulaman:

Tanaman yang mati disulap pada tahun pertama dan kedua ketika hujan masih turun. 2) Penyiangan: Tanaman disiangan untuk menghindari serangan gulma atau tumbuhan pengganggu. Ini dilakukan dengan membersihkan gulma secara manual atau kimiawi dari tanaman nangka dengan radius 1-2 meter.

Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida seperti Paracol 1,5 liter dicampur dengan 600 liter air per ha atau Ro.Penyiangan pertama dilakukan 1-2 bulan setelah penanaman dan kemudian setiap 2-4 bulan selama 2-3 tahun. Penyiangan dilakukan dengan tangan atau kimiawi.

3) Pemupukan:

Pupuk organik (pupuk kandang atau pupuk kompos) diberikan 1-2 kali setahun sebanyak 20 kilogram per tanaman. Pupuk anorganik diberikan satu minggu setelah penanaman dengan dosis 100 gram NPK per tanaman. Pemupukan kedua dilakukan pada umur 6 bulan dengan dosis 150 gram NPK per tanaman. Pemupukan ketiga dilakukan pada umur 12 bulan dengan dosis 200 gram per tanaman.

Pemupukan keempat dilakukan pada umur 18 bulan dengan dosis 250 gram per tanaman, dan pemupukan
Untuk tanaman yang sudah berbunga di tanah yang tidak subur, dapat ditambahkan 650 gram pupuk organik per pohon. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan merangsang pembentukan daun, pupuk daun harus diberikan selang 2 minggu sampai tanaman umur 17 bulan.
Gandasilis D/Bayfolan

4) Tanaman nangka membutuhkan drainase yang baik untuk pengairan dan penyiraman.

Jika kita ingin meningkatkan produktivitasnya, kita harus mengairi ini.
Karena nangka tidak tahan terhadap genangan, tidak perlu mengeringkan tanaman saat musim kemarau karena perakaran dalam. Pada tanah yang dalam, akarnya masih dapat menyerap air.
Selama dua tahun pertama pertumbuhannya, diperlukan air tambahan.

5) Pemeliharaan Tambahan:

Bagian tanaman yang tidak subur atau tidak produktif dipangkas. Pohon nangka rimbun diperbungakan dengan memangkas cabangnya agar sinar matahari dapat masuk ke dalamnya.
Penjarangan pucuk ketika pohon mulai ditanam dan pemotongan sedikit dahan-dahan yang mengandung buah untuk memudahkan mencapai buah untuk dibungkus dan kemudian dipanen adalah satu-satunya cara pemangkasan dilakukan.
Karena bunga betina muncul pada batang utama atau cabang primer, pemangkasan cabang dilakukan untuk mengatur pembuahan.

Untuk merangsang pembungaan, batang dilukai, dibor, atau diikat. Perlakuan dilakukan untuk merangsang pembungaan daripada menghentikan hasil asimilasi daun untuk menyebar ke seluruh tanaman.
Penjarangan buah adalah penting untuk buah nangka yang baik dan besar. Bungkus buah yang mulai membesar dengan kantong atau kertas semen yang telah dicelupakan ke dalam larutan insektisida.

Bisa juga dibungkus dengan anyaman dedaunan, seperti daun palem atau kelapa.
Dengan melakukan ini, Anda dapat mencegah tikus atau kelelawar menyerang Anda dan memikat semut yang dapat mengusir serangga lain, sehingga Anda dapat mendapatkan buah yang mulus dan cerah.

7.1. Hama

Ulat diaphania caesalis adalah penggerek pucuk, yang membuat terowongan di kuncup, pucuk muda, dan buah. Karena ulat-ulat akan menjadi pupa di dalam terowongan, pemotongan bagian yang terserang memutuskan daun hidupnya. Buah dilindungi dengan membungkus atau menyemprot insektisida Thiodan 35 EC.Ulat Indarbela tetraonis dan Batocera rufomaculata dapat dihilangkan dengan mengasap lubang atau menyemprotnya dengan insektisida sistemik yang mengandung bahan aktif karboril (Sevin 85 S). Kumbang

Ochyromera artocarpi adalah belalai (weevil) coklat yang menyerang kuncup.

jenis hama nangka yang unik. Tempayaknya masuk ke dalam kuncup dan menghasilkan buah.

yang masih lunak, yang dewasa memakan daun

dihancurkan, dan insektisida diperlukan. Menggemaskan seperti kumbang bersayap selaput

Sputum, yang dikenal sebagai Cosmoscarata relata, memakan daun muda. Nimfa hidup dalam campuran busa yang disekresi oleh mereka. Setelah mereka keluar dari campuran busa, nimfa dapat diambil dan
ditutup.Larva D. umbrosus dan Dacus dorsalis, yang merupakan lalat buah, sering menyerang buah. Buah nangka harus dibungkus untuk mencegah serangannya. Buah yang matang atau kelewat matang tidak boleh dibiarkan di tanah, tetapi harus dikubur dalam, sehingga umpan dapat disemburkan.


Berbagai jenis serangga pengisap, seperti kutu tepung, afid, lalat putih, dan “thrips”, serta ulat perekat daun, juga merupakan hama lainnya.Pik Helopeltis (Miridae, Hemiptera) adalah hama nangka lainnya. Cairan dari bagian tanaman yang masih muda, seperti daun dan buah, dihisap oleh nimfa dan kepik dewasa.
Telur berukuran 1,5 meter dan diletakkan di jaringan tanaman.


Masa inkubasi antara lima dan tujuh hari. Kepik dan nimfa dewasa berwarna hijau atau kuning-kehitaman atau kuning oranye. telah mengalami lima kali masa instar. Kepik dewasa dapat bertelur hingga 18 butir dan panjangnya berkisar 6,5-7,5 mm.
Beberapa musuh alaminya adalah Euphorus helopeltis dan Erythmelus helopeltis, serta Sycanus leucomesus, Isyndrus sp., dan Cosmolestes picticeps sebagai predator. Untuk pengendalian, populasi biasanya terkendali oleh musuh alam, tetapi populasi tinggi dapat dikendalikan dengan insektisida seperti Lannate 25 WP dan Atabron 50EC.

penyakit

Penyakit Erwinia carotovora, bakteri mati bujang, sering menyerang pohon nangka dan cempedak. Jamur pertama kali menyerang bagian pucuk sebelum turun ke tajuk berikutnya. Pohon dapat dihancurkan oleh serangan yang kuat. Di India, jamur Rhizopus artocarpi menyerang tunas bunga dan menyebabkan busuk akar dan batang hingga 15–30 persen dari tanaman. Beberapa penyakit yang cukup signifikan termasuk Colletotrichum lagenarium, Phomopsis artocarpina, Septoria artocarpi, dan Corticium salmonicolor. Jamur ini biasanya muncul pada musim penghujan.
Pemotongan bagian tanaman yang terserang akan membantu mengatasi serangan, dan pemupukan dan sanitasi kebun dapat meningkatkan kesehatan tanaman.

Exit mobile version